IslamKita
Home » Belajar Islam » Adab Masuk Masjid dan Keluar Masjid Sesuai Sunnah

Adab Masuk Masjid dan Keluar Masjid Sesuai Sunnah

Masjid adalah tempat yang suci di mata kaum muslim. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga adalah rumah Allah yang ada di atas bumi. Oleh karena itu, ada adab masuk masjid dan keluar masjid yang harus kamu ketahui. Karena masjid berfungsi sebagai tempat untuk shalat berjamaah dan menyatukan umat, makanya sudah menjadi tugas setiap muslim untuk memakmurkan masjid dengan cara sering shalat berjamaah di masjid, rutin merawat masjid, dan menjaga masjid agar tetap rapih dan nyaman dipakai untuk beribadah.

Karena merupakan tempat suci bagi umat muslim, ada beberapa adab yang harus kamu perhatikan dan lakukan ketika masuk masjid dan keluar masjid. Adab masuk masjid dan keluar masjid tersebut adalah:

1. Doa Masuk dan Keluar Masjid

Disunnahkan ketika masuk masjid mendahulukan kaki kanan. Sebaliknya jika ingin keluar dari masjid maka disunnahkan untuk mendahulukan kaki kiri. Setelah masuk dan keluar diwajibkan membaca doa berikut ini:

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

“Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka hendaknya dia membaca, “Allahummaftahli abwaaba rahmatika” (Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu). Dan apabila keluar, hendaknya dia mengucapkan, “Allahumma inni as-aluka min fadhlika” (Ya Allah, aku meminta kurnia-Mu).” (HR. Muslim, No. 713)

2. Niat Masuk Masjid Hanya Karena Allah Semata

Sebelum ke masjid, seharusnya kita harus mengikhlaskan niat untuk ke masjid karena menerima panggilan dan perintah Allah, bukan karena yang lain. Jangan sampai kita ke masjid karena ada niat ingin dilihat orang lain atau membuat orang lain bangga. Kenapa ? Karena setiap amalan dihitung sesuai niatnya. Jika niat ke masjid karena Allah maka akan berpahala besar. Tapi sebaliknya kalau ke masjid tujuannya agar dilihat orang, maka gugurlah semua pahala kita.

adab masuk masjid

3. Menggunakan Pakaian Terbaik dan Menurut Aurat

Ketika masuk masjid, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kita agar memakai pakaian terbaik yang dimiliki. Maksud yang terbaik di sini adalah yang paling bagus, paling rapi, namun bukan yang baru. Karena Allah tidak menyuruh kita untuk membeli baju baru setiap kali masuk masjid. Selain itu, disunnahkan untuk memakai wewangian (parfum) dan bersiwak (sikat gigi) sebelum ke masjid.

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-A’raf: 31)

4. Hindari Konsumsi Makanan yang Berbau

Adab masuk masjid selanjutnya adalah dilarang makan makanan yang berbau tidak sedap, seperti: pete, jengkol, bawang putih atau merah, dan termasuk merokok. Kenapa tidak boleh merokok sebelum masuk masjid ? Hukum merokok sebenarnya adalah haram karena mengandung racun yang akan merusak diri sendiri. Selain itu, merokok juga akan menyebabkan bau mulut tidak sedap yang akan sulit dihilangkan bahkan dengan berkumur-kumur sekalipun.

Bau mulut tidak sedap dapat mengganggu orang lain, terlebih jika kita sedang melaksanakan shalat berjamaah. Tidak jarang bau mulut dan bau asap rokok yang menempel di badan bisa membuat orang lain tidak khusyuk saat beribadah. Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ أَكَلَ ثَوْمًا أَوْبَصَلاً فًلْيَعْتَزِلْنَا أَوْ قَالَ فَلْيَعْتَزِلْ مَسْجِدَنَا وَلْيَقْعُدْ فيِ بَيْتِهِ

“Barang siapa yang makan bawang putih atau bawang merah maka hendaklah menjauhi kita”, atau bersabda, “Maka hendaklah dia menjauhi masjid kami dan hendaklah dia duduk di rumahnya.” (HR. Muslim, No. 547)

Untuk menghilangkan bau mulut tidak sedap setelah makan makanan berbau, disunnah sebelum ke masjid untuk bersiwak atau sikat gigi untuk menghilangkan bau tidak sedap dari mulut. Jika setelah menggosok gigi, bau mulut sudah hilang maka dipersilahkan untuk ke masjid.

5. Berjalan dengan Tenang, Tidak Tergesa-gesa

Saat berjalan menuju masjid disarankan dalam keadaan tenang dan tidak terburu-buru. Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam melarang umatnya berjalan tergesa-gesa ke masjid walaupun shalat berjamaah sudah didirikan.

Abu Qatadah Radhiallahu’Anhu berkata, “Saat kami sedang shalat bersama Nabi Shallallahu’Alaihi Wasallam, tiba-tiba beliau mendengar suara kegaduhan beberapa orang. Sesudah menunaikan shalat beliau mengingatkan,

مَا شَأْنُكُم؟ قَالُوْا: اِسْتَعْجَلْنَا إِلىَ الصَّلاَةِ. فَقَالَ: فَلاَ تَفْعَلُوْا, إِذَا أَتَيْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ فَعَلَيْكُمْ بِاالسَّكِيْنَةِ  فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوْا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوْا

“Apa yang terjadi pada kalian?” Mereka menjawab, “Kami tergesa-gesa menuju shalat.” Rasulullah menegur mereka, “Janganlah kalian lakukan hal itu. Apabila kalian mendatangi shalat maka hendaklah berjalan dengan tenang, dan rakaat yang kalian dapatkan shalatlah dan rakaat yang terlewat sempurnakanlah.” (HR. Bukhari, No. 635)

6. Adab Bagi Wanita Saat Masuk Masjid

Bukan hanya pria, wanita juga dibolehkan pergi ke masjid. Jika ada wanita yang ingin masuk ke masjid maka ada beberapa adab yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Meminta izin kepada suami atau mahramnya
  • Menutup aurat secara lengkap
  • Tidak berhias dan memakai parfum.

Karena posisi wanita sebagai makmum, maka ada beberapa adab khusus yang harus diperhatikan seperti harus meminta izin terlebih dahulu dan tidak memakai wewangian (parfum) yang bisa menimbulkan fitnah. Kenapa tidak boleh memakai parfum ? Karena dikhawatirkan wangi tersebut bisa mengubah niat si wanita dari beribadah ke niat untuk menarik perhatian pria.

أَيُّمَا امْرَأَةٍ تَطَيَّبَتْ ثُمَّ خَرَجَتْ إِلَى الْمَسْجِدِ لِيُوجَدَ رِيحُهَا لَمْ يُقْبَلْ مِنْهَا صَلَاةٌ حَتَّى تَغْتَسِلَ اغْتِسَالَهَا مِنْ الْجَنَابَةِ

“Wanita yang memakai minyak wangi lalu pergi ke masjid agar tercium baunya, maka tidak diterima shalatnya sehingga ia mandi sebagaimana mandi janabat.” (HR. Ibnu Majah, No. 2703)

7. Shalat Tahiyatul Masjid

Dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat setelah masuk masjid dan sebelum duduk di dalam masjid. Shalat dua rakaat ini dinamai oleh para ulama dengan nama “Tahiyatul Masjid.” Shalat dua rakaat ini sebenarnya tidak memiliki nama.

adab masuk dan keluar masjid

Oleh karena itu, shalat sunnah wudhu, shalat sunnah rawatib, dan shalat sunnah lain yang dilakukan sebelum shalat wajib semuanya merupakan tahiyatul masjid asal dikerjakan sebelum duduk. Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ

“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari, No. 537)

8. Tidak Keluar Masjid Setelah Adzan Kecuali Ada Alasan

Jika setelah kita masuk masjid dan adzan dikumandangkan, maka kita tidak boleh keluar masjid kecuali ada alasan mendesak yang sangat penting. Saat adzan berkumandang, kita tidak boleh keluar masjid sampai shalat berjamaah selesai dilaksanakan. Hal ini dikisahkan dalam riwayat Abu as Sya’tsaa Radhiallahu’anhu, beliau berkata,

كُنَّا قُعُودًا فِي الْمَسْجِدِ مَعَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَأَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْ الْمَسْجِدِ يَمْشِي فَأَتْبَعَهُ أَبُو هُرَيْرَةَ بَصَرَهُ حَتَّى خَرَجَ مِنْ الْمَسْجِدِ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَمَّا هَذَا فَقَدْ عَصَى أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Kami pernah duduk bersama Abu Hurairah dalam sebuah masjid. Kemudian muazin mengumandangkan azan. Lalu ada seorang laki-laki yang berdiri kemudian keluar masjid. Abu Hurairah melihat hal tersebut kemudian beliau berkata, “Perbuatan orang tersebut termasuk bermaksiat terhadap Abul Qasim (Nabi Muhammad) Shallallahu’Alaihi Wasallam” (HR. Muslim, No. 655)

Demikian adab masuk dan keluar masjid beserta doa masuk masjid dan doa keluar masjid. Semoga hal ini bisa diamalkan dan diperhatikan sebelum ke masjid supaya ibadah yang kita lakukan bisa bernilai ibadah. Aamiin.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.