IslamKita
Home » Belajar Islam » Mengapa Allah Memberikan Kita Rasa Takut ?

Mengapa Allah Memberikan Kita Rasa Takut ?

Mengapa Allah memberi rasa takut kepada mahluk-Nya ? Apa alasan Allah memberi rasa takut tersebut ? Dalil Allah memberi rasa takut pada setiap mahluknya tercantum di dalam Al Quran, yaitu:

وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ

Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan atau ketakutan, mereka lalu menyiarkannya (QS An-Nisa: 83)

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 155)

إِنَّ الَّذِينَ هُمْ مِنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ

Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati (QS. Al-Mu’minun: 57)

Ayat-ayat di atas hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak ayat yang membahas perihal rasa takut yang ditanamkan-Nya kepada manusia. Pertanyaannya, mengapa Allah memberi kita rasa takut ?

2 Jenis Rasa Takut Pada Mahluk Hidup

Dalam bahasa Arab, ada dua istilah yang digunakan untuk menggambarkan perasaan takut, yaitu khauf dan khasyah. Lalu apa yang membedakan keduanya? Singkatnya, khauf ialah rasa takut yang berlandaskan ketidaktahuan, sedangkan khasyaf ialah rasa takut yang muncul dari pemahaman mendalam terhadap ketidakberdayaan manusia dihadapan Allah.

Menurut Ibnu Qudamah, khauf adalah rasa takut yang timbul dari sakitnya hati atau bergetarnya jiwa karena memperkirakan terjadinya suatu hal yang tidak disukai dan tidak pasti di masa mendatang. Jadi, khauf ialah pengertian takut paling umum dan dimiliki oleh semua orang. Ia merupakan ketakutan akan hal mendasar nan manusiawi: ketidaktahuan manusia tentang segala persoalan duniawi.

rasa takut pada manusia

Banyak sekali contoh khauf dalam kehidupan sehari-hari. Contoh yang setidaknya pernah kita alami adalah perasaan takut terlambat datang ke sekolah, janjian, atau kantor, takut lupa melakukan hal penting, hingga takut menabrak sesuatu ketika baru belajar mengemudi.

Respons paling alami dari orang yang dicekam rasa khauf adalah berusaha menghindari terjadinya hal-hal buruk di masa depan. Kalau kita takut terlambat, maka kita akan berusaha tidur lebih awal. Kalau kita takut lupa janji penting dengan keluarga, teman, atau bos, maka kita akan mencatatnya di smartphone kita. Kalau kita baru belajar mengemudi, tentunya kita akan lebih awas dan waspada dengan keadaan sekitar dan menghindari jalan ramai dan padat kendaraan.

Namun, ada kalanya rasa takut ini muncul bukan karena sedang berhadapan dengan ketidakpastian dan kejadian tidak menyenangkan. Melainkan karena menghadapi sifat kebesaran dan kemuliaan yang pantas untuk ditakuti. Inilah jenis takut kedua, yaitu khasyaf.

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

Dan demikian diantara manusia, binatang-binatang melata, dan binatang-binatang ternak, ada yang bermacam-macam warna (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun. (QS. Fatir: 28)

فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِي وَلِأُتِمَّ نِعْمَتِي عَلَيْكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (QS. Al-Baqarah: 150)

إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ.

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang musyrik Quraisy). Tetapi takutlah kepada-Ku jika kamu benar-benar orang yang beriman (QS. Ali Imran: 175)

Manfaat Takut Pada Manusia

Secara spesifik, khasyaf adalah rasa takut yang secara khusus bersumber pada pengetahuan tentang kebesaran Allah (makrifat). Rasa takut ini muncul berkat kemahakuasaan-Nya dan betapa kita, manusia, tidak berdaya dihadapan-Nya. Perasaan ini juga muncul karena kita tahu Allah berkuasa sepenuhnya atas hidup kita, dan tidak ada hal yang bisa kita lakukan ketika menghadapi keagungan-Nya.

Dengan khauf, kita masih bisa melawan rasa takut tersebut. Kita bisa mengupayakan apapun yang ada dalam kuasa kita agar apa yang kita takutkan tidak terjadi atau bisa kita minimalisir efeknya. Namun, kita tidak bisa melakukan ini dengan khasyaf. Dengan khasyaf, ia membuat kita untuk selalu tunduk dan melaksanakan segala perintah-Nya. Pun tidak akan ada rasa keberanian atau keinginan untuk membangkang sedikitpun.

alasan allah memberi rasa takut

Apabila khauf merupakan rasa takut yang membuat kita berada dalam bahaya, justru khasyaf sebaliknya. Khasyaf memberikan rasa aman karena perasaan ini merupakan bagian ibadah dan bukti ketaatan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tak hanya itu, khasyaf juga membuat kita semakin mendekatkan diri dan meminta perlindungan kepada-Nya.

Lebih jauhnya lagi, khasyaf menimbulkan ketakwaan kepada-Nya. Khasyaf membuat kita memiliki kehendak untuk menjaga dan memelihara diri dari kemudaratan demi mencapai keselamatan dunia dan akhirat. Seperti yang diungkapkan oleh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid: “Barang siapa yang merasa takut pada hari ini (dalam kehidupan dunia), niscaya akan merasa aman pada hari esoknya (hari Kiamat); dan barang siapa yang merasa aman pada hari ini, niscaya akan merasa takut pada hari esoknya”.

Alasan Allah Memberi Rasa Takut

Itulah alasan mengapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kita rasa takut berupa khauf dan khasyaf, karena sesungguhnya takut ini merupakan pengingat untuk kita agar selalu dekat dengan-Nya. Tentu kedekatan ini akan membuat kita termasuk golongan yang bertakwa dan selalu mendapatkan rahmat-Nya.

Begitulah hikmah dari rasa takut. Begitu besar manfaatnya sehingga kita harus bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena telah memberikan karunia yang begitu besar. Semoga pemahaman tentang khauf dan khasyaf ini bisa menambah khazanah keilmuan dan mempertebal iman kita. Amin yarabbalamin.

IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.