IslamKita
Home » Belajar Islam » Doa Masuk Rumah & Keluar Rumah Serta Dalilnya

Doa Masuk Rumah & Keluar Rumah Serta Dalilnya

Sudah menjadi adab sunnah yang baik untuk baca doa saat masuk rumah atau keluar rumah. Dengan membaca doa masuk rumah dan keluar rumah kita berharap semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjaga kita dari segala keburukan. Selain itu, perjalanan juga akan bernilai ibadah ketika kamu membaca doa keluar rumah. Seperti apa lafadz doa keluar dan masuk rumah yang sesuai dengan sunnah ?

Doa Masuk Rumah Beserta Dalilnya

Seperti apa lafadz doa masuk rumah ? Apakah kita diharuskan berdoa atau mengucapkan salam saja ? Di masyarakat Indonesia saat ini, ada lafadz doa masuk rumah yang sering diamalkan, yaitu:

Doa Masuk Rumah (Arab)

بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا ، وَعَلَى اللهِ رَبَّنَا تَوَكَّلْنَا

Doa Masuk Rumah (Latin)

Bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa wa-alallaahi rabbina tawak-kalnaa

Doa Masuk Rumah (Terjemahan)

Aku masuk dan keluar rumah, dengan menyebut nama Allah, serta kepada-Nya sebagai  Tuhan (pengatur alam semesta raya) aku berserah diri.

doa masuk rumah

Ada sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang menyebutkan keutamaan membaca doa masuk rumah dengan menyebut nama Allah. Hadits ini diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah bahwa ia pernah mendengar Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” (HR. Muslim, No. 2018)

Dari hadits di atas bisa disimpulkan bahwa untuk masuk ke dalam rumah hanya perlu dengan ucapkan nama Allah Ta’ala saja seperti: “bismillahirohmannirohim” (Artinya: dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Lalu lafadz doa masuk rumah di atas menyempurnakan ucapan nama Allah dengan menambahkan bahwa kami berserah diri kepada-Nya.

Mengucapkan Salam Ketika Masuk Rumah

Selain membaca doa masuk rumah dengan mengucapkan nama Allah, kita juga disunnahkan untuk mengucapkan salam ketika masuk ke dalam rumah (walaupun itu rumah kita sendiri). Ucapan salam yang dimaksud bisa salam seperti biasanya kita salam ke sesama muslim yaitu: “Assalamu’alaikum” (Artinya: semoga Keselamatan terlimpah untukmu).

Meskipun kondisi rumah kosong, kita tetap dianjurkan untuk mengucapkan salam. Mengenai perintah mengucapkan salam saat masuk rumah, dalilnya adalah surat dalam Al Quran, yaitu:

لَيْسَ عَلَى الْأَعْمَىٰ حَرَجٌ وَلَا عَلَى الْأَعْرَجِ حَرَجٌ وَلَا عَلَى الْمَرِيضِ حَرَجٌ وَلَا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ أَنْ تَأْكُلُوا مِنْ بُيُوتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ آبَائِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أُمَّهَاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ إِخْوَانِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَخَوَاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَعْمَامِكُمْ أَوْ بُيُوتِ عَمَّاتِكُمْ أَوْ بُيُوتِ أَخْوَالِكُمْ أَوْ بُيُوتِ خَالَاتِكُمْ أَوْ مَا مَلَكْتُمْ مَفَاتِحَهُ أَوْ صَدِيقِكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَأْكُلُوا جَمِيعًا أَوْ أَشْتَاتًا ۚ فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) dirumah kamu sendiri atau dirumah bapak-bapakmu, dirumah ibu-ibumu, dirumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudaramu yang perempuan, dirumah saudara bapakmu yang laki-laki, dirumah saudara bapakmu yang perempuan, dirumah saudara ibumu yang laki-laki, dirumah saudara ibumu yang perempuan, dirumah yang kamu miliki kuncinya atau dirumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatnya(Nya) bagimu, agar kamu memahaminya. (QS. An-Nur: 61)

Pendapat tambahan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa ia berkata ketika masuk ke dalam rumah sendiri yang tidak berpenghuni atau tidak ada seorangpun di dalamnya, maka ucapan salah tidak wajib, melainkan hanya disunnahkan saja. Mengenai lafadz salam masuk ke rumah kosong bisa diganti dengan:

إذا دخل البيت غير المسكون، فليقل: السلام علينا، وعلى عباد الله الصالحين

Jika seseorang masuk rumah yang tidak didiami, maka ucapkanlah “Assalamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadillahish sholihiin (Artinya: Salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang sholeh)” (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod 806/ 1055)

Akan tetapi, jika di dalam rumah ada anggota keluarga lain atau pembantu, maka ucapkan “Assalamu’alaikum.” Lalu bagaimana jika ingin keluar rumah ? Seperti apa doa keluar rumah ?

Doa Keluar Rumah

Saat akan meninggalkan rumah untuk bekerja atau beraktivitas, kita disunnahkan untuk membaca doa keluar rumah. Untuk lafadz dan dalilnya adalah hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik berikut ini,

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ قَالَ

يُقَالُ حِينَئِذٍ هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِىَ وَكُفِىَ وَوُقِىَ
Jika seseorang keluar rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya),” maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan dan dijaga”. Setan pun akan menyingkir darinya. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!” (HR. Abu Daud, No. 5095)

Doa keluar rumah Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah (Artinya: Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya). Bisa dihapalkan dan diamalkan setiap akan keluar rumah untuk bekerja atau aktivitas lainnya.

doa keluar rumah

Dari sini bisa disimpulkan bahwa doa masuk rumah dan doa keluar rumah sama-sama menyebutkan nama Allah karena bisa mendatangkan perlindungan Allah dan petunjuk Allah agar aktivitas yang dilakukan selalu berada di jalan yang benar dan dihindari dari godaan setan terkutuk. Baca Juga: Adab Masuk dan Keluar Masjid.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.