IslamKita
Home » Belajar Islam » Doa Saat Memakai Pakaian Baru Sesuai Sunnah Rasul

Doa Saat Memakai Pakaian Baru Sesuai Sunnah Rasul

Siapa yang tidak suka saat memakai baju baru ? Tentu saja baju atau pakaian baru yang kita dapatkan adalah salah satu rahmat yang Allah berikan. Oleh karena itu, saat mendapat baju atau pakaian baru kita disunnahkan untuk berdoa saat memakai pakaian baru. Doa ini ditujukan untuk bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena sudah diberi rezeki sehingga bisa membeli pakaian baru. Berikut ini lafadz doa memakai pakaian baru sesuai sunnah.

doa memakai pakaian baru

Doa Ketika Memakai Pakaian Baru

Berikut ini doa yang diajarkan oleh Rasulullah ketika mendapat rezeki sehingga bisa memakai pakaian baru. Doa memakai baju baru ini bermakna ucapan terima kasih kepada Allah karena sudah diberi kebaikan rezeki. Selain itu, doa ini berisi pemintaan supaya pakaian yang digunakan membuatnya lebih bertakwa kepada Allah dan dijauhkan dari niat buruk.

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيهِ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ

Allahumma lakal hamdu anta kasawtaniihi. As-aluka min khoirihi wa khoiri maa shuni’a lah, wa a’udzu bika min syarrihi wa syarri maa shuni’a lah.

Ya Allah, hanya milik-Mu lah segala pujian. Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan dari pakaian ini dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang diciptakan karenanya.

Kata Abu Sa’id Al Khudri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam ketika mendapatkan pakaian atau baju baru entah itu gamis atau imamah (penutup kepala), beliau membaca doa tersebut.

Doa Saat Melihat Teman Memakai Pakaian Baru

Selain membaca doa ketika memakai pakaian baru, kita juga disunnahkan untuk membaca doa khusus ketika melihat ada teman, kerabat, atau saudara kita yang mengenakan pakaian atau baju baru. Makna doa ini adalah supaya pakaian yang dipakai tidak hanya dipakai sebentar atau niat khusus melainkan dimanfaatkan dalam waktu lama sehingga lebih bermanfaat. Doa tersebut adalah:

الَ أَبُو نَضْرَةَ فَكَانَ أَصْحَابُ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا لَبِسَ أَحَدُهُمْ ثَوْبًا جَدِيدًا قِيلَ لَهُ

تُبْلِي وَيُخْلِفُ اللهُ تَعَالَى

Abu Nashroh mengatakan, “Biasanya sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat salah seorang sahabat mengenakan pakaian baru mereka mengatakan padanya, “Tubliy wa yukhlifullahu Ta’ala” (artinya: Kenakanlah sampai lusuh. Semoga Allah Ta’ala memberikan gantinya kepadamu).” (HR. Abu Daud, No. 4020)

Pakaian Terbaik Menurut Sunnah

Pakaian adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Fungsi pakaian sangat vital yaitu untuk menutup aurat dan menghias diri. Berbeda dari hewan yang tidak mengenakan pakaian, manusia yang memiliki akal diwajibkan memakai pakaian supaya tidak telanjang dan mengundang hawa nafsu lawan jenis lainnya.

doa saat memakai pakaian baru

Berikut ini tuntunan pakaian terbaik menurut sunnah dan ajaran agama Islam:

  • Pakaian menutup aurat. Bagi laki-laki aurat yang wajib ditutup adalah mulai dari pusar hingga lutut. Akan lebih baik lagi jika pakaian juga menutup badan hingga kaki, asal tidak melewati mata kaki. Sedangkan bagi wanita diwajibkan menutup seluruh tubuh dari kepala hingga kaki dengan pakaian lebar (jilbab) kecuali muka dan telapak tangan
  • Pakaian tidak mencolok sehingga bisa menimbulkan perasaan sombong bagi pemakainya
  • Pakaian tidak ketat sehingga dapat menampakkan lekuk tubuh. Selain itu, tidak dibenarkan memakai pakaian yang tipis dan tembus pandang
  • Pakai Pakaian sesuai kodrat. Pria tidak boleh memakai pakaian wanita, begitu juga sebaliknya wanita tidak boleh memakai pakaian mirip pakaian pria
  • Tidak ada gambar mahkluk bernyawa pada pakaian (gambar manusia dan hewan)
  • Pakaian terbuat dari bahan suci dan halal
  • Memilih pakaian berwarna putih. Sesuai hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bahwa pakaian terbaik adalah yang berwarna putih. Pakaian putih dianggap lebih bersih dan lebih baik. Namun, bukan berarti tidak boleh memakai pakaian selain putih. Rasulullah juga pernah memakai pakaian berwarna merah.

الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا أَطْهَرُ وَأَطْيَبُ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

Pakailah pakaian putih karena pakaian seperti itu lebih bersih dan lebih baik. Dan kafanilah pula mayit dengan kain putih. (HR. An Nasai, No. 5324)

Disebutkan dalam Shahih Al Bukhari, Al Baro’ berkata bahwa Rasulullah pernah memakai pakaian warna merah. Hadits ini menyatakan bahwa bolehnya seseorang memakai pakaian selain warna putih.

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – مَرْبُوعًا ، وَقَدْ رَأَيْتُهُ فِى حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مَا رَأَيْتُ شَيْئًا أَحْسَنَ مِنْهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang laki-laki yang berperawakan sedang (tidak tinggi dan tidak pendek), saya melihat beliau mengenakan pakaian merah, dan saya tidak pernah melihat orang yang lebih bagus dari beliau. (HR. Bukhari, No. 5848)

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.