IslamKita
Home » Belajar Islam » Doa Niat Puasa Wajib dan Sunnah (Bacaan & Terjemahan)

Doa Niat Puasa Wajib dan Sunnah (Bacaan & Terjemahan)

Salah satu rukun puasa wajib atau sunnah adalah niat. Tanpa niat maka puasa tidak sah. Dengan berniat puasa, kita bisa memantapkan hati dan mental agar siap menghadapi hari puasa esok hari sambil melaksanakan aktivitas sehari-hari. Peran niat saat puasa sangat besar karena setiap amalan dinilai berdasarkan niatnya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasul berkata:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju. (HR. Muslim, No. 1907)

Doa Niat Puasa Wajib dan Sunnah

Di Indonesia, bacaan niat puasa wajib Ramadhan dan sunnah adalah:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ

Nawaitu Shouma Ghodin ‘An Adaa’i Fardli Syahri Romadhoona Haadzihis Sanati Lillaahi Ta’aalaa.

Saya niat puasa besok, untuk menunaikan kewajiban berpuasa pada bulan ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.

Adapun mengenai dalilnya tidak begitu jelas dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan doa niat ini saat menjalankan ibadah puasa. Ini dikarenakan niat puasa sebenarnya hanya perlu diucapkan dalam hati, tidak perlu lisan. Adapun mengenai lafadz niatnya dibebaskan asalkan tujuan puasa hanya demi Allah Ta’ala.

Sebaiknya Baca Niat Puasa Secara Lisan atau Dalam Hati ?

Niat sering disebut sebagai al qashdu yang artinya keinginan. Keinginan letaknya ada di dalam hati. Jadi tidak hanya disebutkan dalam lisan, namun harus dari dalam hati. Oleh karena itu tidak ada syariat yang menegaskan bahwa niat puasa harus diucapkan secara lisan. Ini artinya, cukup dengan niat dalam hati maka syarat puasa sudah terpenuhi.

doa niat puasa wajib

Namun jika ingin lebih memantapkan hati, maka disunnahkan untuk membaca niat puasa secara lisan dan diikuti berniat di dalam hati. Selain itu, niat puasa sudah dianggap sah jika juga diikuti dengan perbuatan yang berkaitan dengan puasa seperti sahur atau menghindari makan, minum, dan jimak atau hubungan seksual suami istri setelah terbit fajar. Baik puasa wajib atau sunnah, hukum niat puasa adalah wajib, namun perbedaannya ada di waktu kapan niat tersebut harus dilafadzkan.

Waktu Terbaik untuk Baca Niat Puasa

Membaca doa niat puasa adalah salah satu syarat wajib puasa. Khusus puasa wajib atau puasa Ramadhan, doa niat puasa ini harus dilafadzkan di malam haris sebelum masuk waktu fajar atau subuh. Adapun mengenai dalil berniat puasa di malam hari sebelum subuh, adalah hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berikut ini.

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya. (HR. Abu Daud, No. 2454)

doa niat puasa sunnah

Sedangkan untuk niat puasa sunnah bisa disebutkan setelah subuh (di pagi hari selama belum makan, minum, atau jimak setelah subuh). Niat puasa sunnah bisa dibolehkan selama belum masuk waktu zawal atau matahari tergelincir ke barat (lewat dari siang hari). Adapun dalilnya diriwayatkan oleh ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa:

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam biasa menemuiku lalu ia berkata, “Apakah kalian memiliki makanan?” Jika kami jawab tidak, maka beliau berkata, “Kalau begitu aku puasa.” (HR. Muslim, No. 1154)

Kesimpulan

Doa niat puasa bisa diucapkan saat berpuasa wajib atau sunnah. Namun yang perlu diingat, niat puasa yang paling afdol adalah dari hati, tidak perlu diucapkan. Namun jika ingin memantapkan hati maka boleh untuk mengucapkan doa niat berpuasa untuk memantapkan niat puasa di hati. Berbeda dengan niat puasa sunnah yang bisa diniatkan dari pagi setelah subuh, niat puasa Ramadhan atau puasa wajib hanya boleh diniatkan dari malam atau sebelum waktu subuh datang.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.