IslamKita
Home » Belajar Islam » Doa Sebelum Tidur & Bangun Tidur Sesuai Sunnah Rasul

Doa Sebelum Tidur & Bangun Tidur Sesuai Sunnah Rasul

Apa bacaan doa sebelum tidur dan bangun tidur ? Tidur sudah menjadi ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidur sangat dibutuhkan oleh tubuh karena akan mengembalikan energi yang hilang dan memperbaiki sel tubuh yang rusak selama beraktivitas. Allah Ta’ala berbeda dengan mahkluk ciptaan-Nya, karena Allah tidak tidur dan tidak mengantuk. Hal ini tercantum jelas di dalam ayat kursi, yaitu:

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. Al-Baqarah: 255)

Islam sebagai agama yang indah dan sempurna, pastinya memiliki aturan dan adab yang harus ditaati saat melakukan kegiatan sekecil apapun. Termasuk tidur dan sampai bangun tidur ada ketentuan dan doa yang apabila diamalkan akan mendatangkan pahala dan keberkahan.

Doa Sebelum Tidur dan Doa Setelah Bangun Tidur

Inilah doa dan adab yang bisa diamalkan ketika sebelum tidur dan bangun tidur.

عَنْ حُذَيفَةَ ، وَأَبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ، قَالاَ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – إِذَا أوَى إِلَى فِرَاشِهِ ، قَالَ : (( بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأموتُ )) وَإذَا اسْتَيقَظَ قَالَ :(( الحَمْدُ للهِ الَّذِي أَحْيَانَا بعْدَ مَا أماتَنَا وإِلَيْهِ النُّشُورُ )) . رَوَاهُ البُخَارِي

Dari Hudzaifah dan Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhuma, mereka berdua berkata, “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika hendak tidur, beliau mengucapkan, “BISMIKA ALLOOHUMMA AHYAA WA AMUUT” (dengan menyebut nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati) dan apabila beliau bangun, beliau mengucapkan, “ALHAMDU LILLAHILLADZI AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR” (segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami kembali).” (HR. Bukhari, No. 6314)

doa bangun tidur

Hikmah yang bisa diambil di atas adalah bahwa saat tidur ruh dan jasad kita terpisah. Oleh karena itu tidur bisa dibilang sebagai “saudara kematian” karena begitu dekatnya kita dengan mati. Saat kita terbangun, Allah lah yang menetapkan bahwa ruh kembali ke jasadnya. Oleh karena itu, diwajibkan pada setiap muslim dan muslimah agar senantiasa bersyukur karena masih diberi kesempatan oleh Allah Ta’ala.

Beberapa Lafadz Doa Sebelum Tidur

Selain lafadz doa sebelum tidur: “BISMIKA ALLOOHUMMA AHYAA WA AMUUT” seperti hadits di atas, sebenarnya ada banyak lafadz lain yang bisa kamu amalkan. Lebih baik kamu hapal semua lafadz tersebut dan ucapkan secara bergantian supaya bisa mendapat pahala dan keberkahan yang sama banyaknya.

1. Doa Sebelum Tidur Pertama

بِاسْمِكَ أَمُوتُ وَأَحْيَا

BISMIKA AMUUTU WA AHYAA. (HR. Bukhari, No. 6312)

2. Doa Sebelum Tidur Kedua

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

BISMIKA ALLOOHUMMA AMUUTU WA AHYAA. (HR. Bukhari, No. 6324)

3. Doa Sebelum Tidur Ketiga

بِاسْمِكَ نَمُوتُ وَنَحْيَا

BISMIKA NAMUUTU WA NAHYAA. (HR. Bukhari, No. 7395)

4. Doa Sebelum Tidur Keempat

اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَمُوتُ وَأَحْيَا

ALLOOHUMMA BISMIKA AMUUTU WA AHYAA. (HR. Bukhari, No. 6314, 6325)

5. Doa Sebelum Tidur Kelima

اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ

ALLOOHUMMA BISMIKA AHYAA WA AMUUT. (HR. Bukhari, No. 7394)

6. Doa Sebelum Tidur Keenam

اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

ALLOOHUMMA BISMIKA AHYAA WA BISMIKA AMUUT. (HR. Muslim, No. 2711)

Adab Tidur Menurut Sunnah

Jika ingin tidur kamu lebih berkualitas dan mendatangkan kebaikan, maka ada baiknya mengikuti sunnah Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam berikut ini saat ingin tidur.

1. Berwudhu Sebelum Tidur

Sebelum tidur, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berwudhu terlebih dulu. Wudhu dan niat wudhu sama seperti saat wudhu sebelum melaksanakan shalat. Dalilnya adalah hadits berikut ini: Dari Al-Bara’ bin ‘Aazib radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَاإِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ
“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu.” (HR. Muslim, No. 2710)

2. Berbaring dan Miring Ke Kanan Lalu Berdoa

Posisi miring ke kanan adalah posisi terbaik saat tidur. Karena di posisi ini, organ jantung berada di posisi paling tinggi dan tidak tertekan oleh badan. Posisi tidur menghadap kanan memang sangat dianjurkan oleh banyak ahli kesehatan.

doa sebelum tidur

Rasul pun mencontohkannya dan lalu sambil melafadzkan doa sebagaimana yang tertera di hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bara’ bin ‘Aazib radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan tidur, beliau berbaring pada sisi kanan, lalu membaca doa sebelum tidur atau doa berikut ini:

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ

ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSII ILAIK, WA FAWWADH-TU AMRII ILAIK, WA WAJJAHTU WAJHIYA ILAIK, WA ALJA’TU ZHOHRII ILAIK, ROGH-BATAN WA ROHBATAN ILAIK, LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLA ILAIK. AAMANTU BIKITAABIKALLADZI ANZALTA WA BI NABIYYIKALLADZI ARSALTA.

Artinya: “Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.” Apabila Engkau meninggal dunia (di waktu tidur), maka kamu akan meninggal dunia dengan memegang fitrah (agama Islam).” (HR. Bukhari, No. 6313)

3. Membaca 3 Surat Pendek: Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

Disunnahkan untuk mengumpulkan kedua telapak tangan (posisi tangan berdoa) lalu membaca 3 surat pendek. Setelah itu tiupkan ke telapak tangan dan usap ke seluruh badan yang bisa dijangkau. Ulangi sampai 3 kali. Cara ini juga termasuk rukyah syariah untuk menjaga tubuh dari gangguan sihir selama kita tidur. Dari ‘Aisyah, beliau radhiyallahu ‘anha berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari, No. 5017)

4. Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur

Yang terakhir adalah membaca ayar kursi. Di dalam ayat kursi (Al Baqarah ayar 255) terkandung pengakuan atau pengukuhan bahwa manusia tidak sama dengan penciptanya yaitu Allah Ta’Ala. Karena manusia butuh tidur, sedangkan Allah tidak. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

وَكَّلَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ ، فَأَتَانِى آتٍ ، فَجَعَلَ يَحْثُو مِنَ الطَّعَامِ ، فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – . فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « صَدَقَكَ وَهْوَ كَذُوبٌ ، ذَاكَ شَيْطَانٌ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan kemudian ada orang yang datang mencuri makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan, “Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Lalu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan suatu hadits berkenaan masalah ini. Selanjutnya orang yang datang kepadanya tadi berkata, “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah Ayat Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan setan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu setan.” (HR. Bukhari, No. 3275)

Itulah doa sebelum tidur, doa setelah bangun tidur, dan adab tidur yang bisa kamu amalkan supaya tidur lebih berkualitas, mendapat pahala, dan dijaga dari berbagai gangguan jin, sihir, dan setan. Semoga bermanfaat.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.