IslamKita
Home » Hukum Islam » Hukum Memakai Cincin Emas dan Perak Bagi Laki-Laki

Hukum Memakai Cincin Emas dan Perak Bagi Laki-Laki

Cincin adalah salah satu jenis perhiasan yang lumrah digunakan sebagai perhiasan dan mas kawin. Mungkin kita juga sering melihat ada banyak wanita dan pria yang memakai cincin di jarinya. Bagi kaum wanita, mungkin cincin adalah jenis perhiasan yang memang wajib dipakai untuk memperindah diri. Tapi apakah pria juga boleh memakainya ? Apa hukum memakai cincin bagi pria ?

hukum memakai cincin

Hukum Memakai Cincin Emas Bagi Pria

Emas adalah salah satu jenis logam yang biasanya digunakan sebagai bahan utama perhiasan. Hukum memakai cincin yang terbuat dari emas untuk para laki-laki adalah haram. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dulu pernah memakai cincin dari emas, lalu membuangnya dan setelah itu menggantinya dengan cincin terbuat dari perak. Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhu berkata,

اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَجَعَلَ فُصَّهُ مِمَّا يَلِي كَفَّهُ فَاتَّخَذَهُ النَّاسُ فَرَمَى بِهِ وَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ أَوْ فِضَّةٍ

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memakai cincin dari emas, beliau menjadikan mata cincinnya bagian dalam ke arah telapak tangan, maka orang-orangpun memakai cincin. Lalu Nabi membuang cincin tersebut dan memakai cincin dari perak. (HR. Al-Bukhari, No. 5865)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah juga melarang para laki-laki dari umatnya memakai cincin emas. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam melihat ada sahabatnya yang memakai cincin emas. Beliau langsung mengambilnya dan membanting cincin itu sambil mengatakan,

يَعْمِدُ أَحَدُكُمْ إِلَى جَمْرَةٍ مِنْ نَارٍ فَيَجْعَلُهَا فِى يَدِه

Kalian sengaja mengambil sepotong neraka dan meletakkannya di tangan kalian. (HR. Muslim, No. 5593)

Dari 2 hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa hukum memakai cincin terbuat dari emas bagi para pria adalah haram. Lalu apa hukumnya memakai cincin selain emas bagi laki-laki ?

Hukum Memakai Cincin Perak Bagi Laki-Laki

Apakah boleh pria memakai cincin terbuat dari bahan selain emas, seperti perak ? Jawabannya adalah boleh karena begitupula yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Laki-laki dibolehkan memakai cincin terbuat dari perak. Dalilnya adalah hadits Rasulullah yang diriwatkan oleh Ibnu Umar, yaitu:

اتخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما من ورق وكان في يده ثم كان بعد في يد أبي بكر ثم كان بعد في يد عمر ثم كان بعد في يد عثمان حتى وقع بعد في بئر أريس نقشه محمد رسول الله

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memakai cincin dari perak, cincin tersebut berada di tangan Nabi, lalu setelah itu berpindah ke tangan Abu Bakar, setelah itu berpindah ke tangan Umar, setelah itu berpindah ke tangan Utsman, hingga akhirnya cincin tersebut jatuh di sumur Ariis. Cincin tersebut terpahatkan tulisan “Muhammad Rasulullah.” (HR. Al-Bukhari, No. 5873)

Dalam hadits yang lain, Anas bin Maalik Radhiallahu ‘Anhu meriwayatkan bahwa:

لما أراد النبي صلى الله عليه وسلم أن يكتب إلى الروم قيل له إنهم لن يقرءوا كتابك إذا لم يكن مختوما فاتخذ خاتما من فضة ونقشه محمد رسول الله

Tatkala Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam hendak menulis surat kepada Romawi, maka dikatakan kepada beliau: “Sesungguhnya mereka (kaum Romawi) tidak akan membaca tulisanmu jika tidak distempel”. Maka Nabi memakai cincin dari perak yang terpahat “Muhammad Rasulullah” (sebagai stempel. (HR. Al-Bukhari, No. 5875)

Para ulama berselisih pendapat mengenai bolehkah laki-laki memakai cincin perak sebagai perhiasan. Apakah memakai cincin hukumnya sunnah atau mubah (dibolehkan) ? Sebagian ulama berpendapat bahwa hukum memakai cincin bagi pria adalah sunnah, terutama untuk para raja dan sultan yang membutuhkan cincin sebagai stempel atau tanda kekuasaan. Sebagian yang lain membolehkan pria memakai cincin asalkan tidak meniatkannya sebagai perhiasan. Dalilnya diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yaitu,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَعَنَ الرَّجُلَ يَلْبَسُ لُبْسَةَ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةَ تَلْبَسُ لُبْسَةَ الرَّجُلِ

Rasulullah shallallahu Alaihi Wa Sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita, begitu pula wanita yang memakai pakaian laki-laki. (HR. Ahmad, No. 8309)

Di Tangan Mana Pria Boleh Memakai Cincin ?

Pria atau laki-laki boleh memakai cincin asalkan tidak terbuat dari emas. Sebagian ulama berpendapat disunnahkan memakai cincin di tangan kiri. Sebagian yang lain berpendapat disunnahkan memakain cincin di jari tangan kanan. Namun pendapat yang lebih kuat menyatakan boleh memakai cincin di jari tangan kanan maupun kiri. Dalil dibolehkannya memakai cincin di jari kedua tangan adalah, diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa,

كَانَ خَاتَمُ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي هَذِهِ وَأَشَارَ إِلىَ الْخِنْصِرِ مِنْ يَدِهِ الْيُسْرَى

Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di sini –Anas mengisyaratkan ke jari kelingking dari tangan kirinya” (HR. Muslim, No 2095)

Di riwayat lain, Anas bin Malik juga berkata :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبِسَ خَاتَمَ فِضَّةٍ فِي يَمِينِهِ فِيهِ فَصٌّ حَبَشِيٌّ كَانَ يَجْعَلُ فَصَّهُ مِمَّا يَلِي كَفَّهُ

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam memakai cincin perak di tangan kanan beliau, ada mata cincinnya terbuat dari batu habasyah (Etiopia), beliau menjadikan mata cincinnya di bagian telapak tangannya. (HR. Muslim, No. 2094)

Di Jari Mana Laki-Laki Boleh Memakai Cincinnya ?

Pria boleh memakai cincin di jari tangan kanan maupun kiri. Sedangkan untuk lokasi jarinya, ada ketentuan khusus yaitu tidak boleh memakai cincin di jari telunjuk dan jari tengah. Selain daripada itu dibolehkan, seperti di jari manis, ibu jari, atau kelingking. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Tholib Radiallahu ‘Anhu berkata bahwa,

نَهَانِي رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ أَتَخَتَّمَ فِي أُصْبُعَيَّ هَذِهِ أَوْ هَذِهِ قَال : فأومأ إلى الوسطى والتي تليها

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melarangku untuk memakai cincin di kedua jariku ini atau ini”. Ali mengisyaratkan kepada jari tengah dan yang selanjutnya (jari telunjuk).” (HR. Muslim, No. 2078)

hukum memakai cincin bagi pria

Para ulama bersepakat bahwa larangan memakai cincin di jari telunjuk dan jari tengah hanya untuk kaum laki-laki, sedangkan bagi para wanita dibolehkan memakai cincin di jari manapun karena memang wanita dibolehkan memakai perhiasan.

Hukum Memakai Cincin Terbuat dari Besi

Bolehkah pria memakai cincin yang terbuat dari besi ? Jawabannya adalah tidak boleh karena emas dan perak tidak boleh dijadikan bahan cincin atau perhiasan oleh umat Rasulullah. Dalilnya ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Aash bahwa,

رَأَى عَلَى بَعْضِ أَصْحَابِهِ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ فَأَعْرَضَ عَنْهُ فَأَلْقَاهُ وَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ فَقَالَ هَذَا شَرٌّ هَذَا حِلْيَةُ أَهْلِ النَّارِ فَأَلْقَاهُ فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ فَسَكَتَ عَنْهُ

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melihat salah seorang sahabat memakai cincin dari emas, maka Nabipun berpaling darinya, lalu sahabat tersebut pun membuang cincin tersebut, lalu memakai cincin dari besi. Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berkata, “Ini lebih buruk, ini adalah perhiasan penduduk neraka”. Maka sahabat tersebut pun membuang cincin besi dan memakai cincin perak. Dan Nabi mendiamkannya. (HR. Ahmad, No. 6518)

hukum memakai cincin bagi laki laki

Sabda Rasulullah mengenai besi adalah perhiasan penduduk neraka mengacu pada diharamkannya besi untuk dijadikan bahan perhiasan. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada Al Quran,

وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ

Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. (QS. Al-Hajj: 21)

Larangan memakai cincin dari besi adalah karena besi adalah perhiasan yang dipakaikan oleh para penduduk neraka. Nabi Muhammad tidak menginginkan ada umatnya yang menyerupai penduduk neraka. Selain itu, karena dalam hadits disebutkan “penduduk,” ini artinya hukum haram memakai besi sebagai perhiasan juga berlaku untuk wanita.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.