IslamKita
Home » Hukum Islam » Hukum Musik dan Lagu Dalam Islam, Halal atau Haram ?

Hukum Musik dan Lagu Dalam Islam, Halal atau Haram ?

Apa hukum musik dalam islam ? Apa hukumnya mendengar lagu dalam islam ? Apakah halal atau haram ? Kali ini IslamKita akan membahasnya secara jelas. Musik atau lagu memang bukan suatu hal yang asing di Indonesia. Bahkan kemanapun kita pergi, baik di kendaraan umum, pasar, mall, hingga ke acara pernikahan pasti kita pernah mendengar ada sayup-sayup musik menggema.

hukum musik dalam islam

Berbagai jenis atau karakter musik pun ada beragam mulai dari pop, rock, dangdut, hingga musik religi atau islami pun ada. Bahkan saat Ramadhan atau Idul Fitri datang banyak sekali tempat-tempat umum di Indonesia memutar lagu islami. Musik memang punya banyak pengaruh bagi pendengarnya. Musik bisa membuat orang sedih, gembira, hingga bisa mengekspresikan suasana hati seseorang. Lalu bagaimana islam memandang musik atau lagu ? Apa hukum musik dalam islam ?

Hukum Musik dalam Islam Berdasarkan Al Quran

Adapun salah satu ayat di dalam Al Quran yang menerangkan hukum musik dalam islam adalah:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا ۚ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. (QS. Al-Luqman: 6)

Dalam kitab tafsir Ibnu Jarir Ath Thobari menjelaskan bahwa setelah Allah menfirmankan tentang keadaan orang yang berbahagia di QS Al Luqman ayat 1 sampai 5, kemudian Allah menunjukan tentang orang yang sengsara dan berpaling dari mendengarkan Al Quran. Salah satu sahabat Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassallam yaitu Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu ketika ditanyakan tentang ayat QS Luqman ayat 6, secara tegas beliau menjelaskan bahwa yang dimaksud di ayat ini adalah musik atau nyanyian.

hukum musik menurut islam

Penjelasan atau penafsiran sahabat bisa dijadikan dalil untuk menjelaskan secara detail dan benar pada suatu ayat Al Quran. Alasannya, adalah menurut Bukhari dan Muslim pada kitab tafsir Al Mustadrok mili Al Hakim Abu Abdillah bahwa tafsiran sahabat sama benarnya dengan perkataan wahyu Rasul karena merekalah yang menyaksikan turunnya wahyu. Selain itu, tafsiran sahabat pada sebuah ayat bisa dijadikan dalil karena ayat Al Quran tersebut diturunkan saat mereka masih hidup.

Hukum Musik dan Lagu dalam Islam Menurut Hadits

Jauh di masa yang lalu, Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassallam sudah mengetahui bahwa akan ada suatu masa di mana sebagian dari umatnya akan menghalalkan musik dan lagu. Padahal hal tersebut sangat dicela oleh Allah. Sebagaimana yang diriwayatkan pada hadits berikut ini:

ليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر والحرير والخمر والمعازف

Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras, dan alat-alat musik. (HR. Bukhari, No. 5590)

Selain hadits di atas, Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassallam juga menjelaskan hukum musik secara jelas pada haditsnya, yaitu:

إني لم أنه عن البكاء ولكني نهيت عن صوتين أحمقين فاجرين : صوت عند نغمة لهو ولعب ومزامير الشيطان وصوت عند مصيبة لطم وجوه وشق جيوب ورنة شيطان

Aku tidak melarang kalian menangis. Namun, yang aku larang adalah dua suara yang bodoh dan maksiat; suara di saat nyanyian hiburan/kesenangan, permainan dan lagu-lagu setan, serta suara ketika terjadi musibah, menampar wajah, merobek baju, dan jeritan setan. (HR. Hakim 4/40)

Dua hadits di atas sangat menjelaskan secara gamblang bahwa hukum musik dalam islam adalah haram. Pada Hadits pertama, Rasul melarang alat musik. Lalu pada hadits kedua Rasul melarang adanya nyanyian yang kerap hadir di suasana senang maupun sedih.

Kesimpulan

Dari dua hadits ini bisa disimpulkan bahwa alat musik dan nyanyian saja sudah dilarang. Maka dari itu sudah pasti bahwa hukum musik atau mendengarkan lagu adalah haram. Kenapa ? karena musik bisa membuat orang lalai dari mendengar atau membaca ayat Al Quran.

hukum musik

Lalu bagaimana dengan musik islami seperti nasyid dan yang sering diputar di saat ada acara keagaman atau suasana menjelang hari raya ? Apakah haram juga ? Penjelasannya akan dibahas di artikel selanjutnya mengenai hukum musik islami menurut Al Quran dan Hadits.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.