IslamKita
Home » Hukum Islam » Hukum Shalat Jamaah dengan Jarak 1 Meter Antar Jemaah

Hukum Shalat Jamaah dengan Jarak 1 Meter Antar Jemaah

Saat menghadapi New Normal Pasca Pandemi virus Corona, masjid yang tadinya ditutup kini boleh dibuka kembali. Umat muslim diperbolehkan shalat berjamaah di masjid sambil menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya adalah jaga jarak 1 meter antar jamaah. Lalu bagaimana caranya jika ingin shalat jamaah dengan jarak 1 meter antar jemaah ? Apa hukum shalat jamaah jarak 1 meter ?

Hukum Merapatkan Shaf saat Shalat Berjamaah

Sebelum membahas hukum shalat jamaah jarak 1 meter, mari ketahui dulu hukum merapatkan shaf saat shalat berjamaah. Berikut ini beberapa dalilnya dari hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam,

وَعَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا فِي الصَّلاَةِ ، وَيَقُولُ : (( اِسْتَوُوْا وَلاَ تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ ، لِيَلِيَنِي مِنْكُمْ أُولُو الأَحْلاَمِ وَالنُّهَى ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ )) رَوَاهُ مُسلِمٌ

Abu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam biasa mengusap pundak-pundak kami ketika shalat dan berkata, “Luruskanlah dan janganlah berselisih, sehingga berselisihlah pula hati kalian. Hendaklah orang-orang yang dewasa dan berakal (yang punya keutamaan) dekat denganku (dekat dengan imam), lalu diikuti orang-orang setelah mereka, lalu orang-orang setelah mereka.” (HR. Muslim, No. 432)

وَعَنْهُ ، قَالَ : أُقِيمَتِ الصَّلاَةُ فَأقْبَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – بِوَجْهِهِ ، فَقَالَ : (( أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا ؛ فَإنِّي أرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي )) رَوَاهُ البُخَارِيُّ بِلَفْظِهِ ، وَمُسْلِمٌ بِمَعْنَاهُ .

وَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِي: وَكَانَ أَحَدُنَا يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِ صَاحِبِهِ وَقَدَمَهُ بِقَدَمِهِ.

Anas Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Iqamah shalat telah dikumandangkan, lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menghadap kami kemudian berkata, ‘Luruskanlah dan rapatkanlah shaf-shaf kalian karena aku dapat melihat kalian dari belakang punggungku.’” (HR. Bukhari, No. 719)

وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنهُمَا : أَنَّ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( أَقِيْمُوا الصُّفُوفَ ، وَحَاذُوا بَيْنَ المَنَاكِبِ ، وَسُدُّوا الخَلَلَ ، وَلِيَنُوا بِأيْدِي إِخْوَانِكُمْ ، وَلاَ تَذَرُوا فُرُجَاتٍ لِلشَّيْطَانِ ، وَمَنْ وَصَلَ صَفّاً وَصَلَهُ اللهُ ، وَمَنْ قَطَعَ صَفّاً قَطَعَهُ اللهُ )) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ بِإِسْنَادٍ صَحِيْحٍ

Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘Anhuma berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Luruskanlah shaf-shaf kalian, ratakanlah pundak-pundak kalian, isilah shaf yang kosong, bersikap lemah lembutlah terhadap tangan-tangan saudara kalian, dan janganlah kalian biarkan shaf kosong untuk diisi setan. Barangsiapa yang menyambungkan shaf, Allah pasti akan menyambungkannya dan barangsiapa yang memutuskan shaf, Allah pasti akan memutuskannya.” (HR. Abu Daud, No. 666)

Dalam kitabnya, Ibnu Hajar Al Asqalani Rahimahullah menyebutkan bahwa hukum shaf yang lurus adalah wajib. Namun jika tidak lurus, shalatnya tetap sah. Shalat yang dilakukan pada keadaaan shaf yang tidak lurus tidak perlu diulangi. Menurut pendapat mayoritas ulama, meluruskan shaf adalah sunnah. Namun ulama yang mewajibkan seperti Ibnu Hajar Al Asqalani Rahimahullah menyatakan bahwa ini bukanlah syarat sahnya shalat berjamaah.

Hukum Shalat Jamaah Jarak 1 Meter

Hukum shalat berjamaah dengan jarak 1 meter jadi perdebatan saat menghadapi New Normal. Virus Corona (Covid 19) sangat mudah menular antar manusia. Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga jaga jarak sejauh 1 meter demi mencegah penularan. Beberapa masjid mulai menyelenggarakan shalat berjamaah dengan menerapkan prinsip jaga jarak 1 meter. Bagaimana hukumnya ?

shalat jamaah jarak 1 meter

Untuk mencegah penularan virus Covid 19 antar jamaah, maka shaf shalat berjamaah bisa dibuat berjarak dengan selisih 1 meter. Barisan shaf memang disunnahkan untuk saling berdekatan. Namun dekat yang dimaksud adalah jarak di mana seseorang bisa melakukan sujud dan tidak membentur jamaah lain di depannya.

Namun ketika keadaan mendesak seperti saat ini, maka diperbolehkan jarak antar jamaah dibuat renggang. Hal ini untuk meredam kekhawatiran antar jemaah yang takut tertular penyakit jika harus saling berdekatan. Langkah ini juga dilakukan untuk mencegah fitnah terjadi di masjid. Supaya tidak terjadi penyebaran penyakit, maka antar sesama jemaah boleh menjaga jarak shaf hingga 1 meter.

Kesimpulannya, hukum shalat jamaah jarak 1 meter diperbolehkan karena keadaan yang mendesak. Antar jemaah shalat bisa menjaga jarak sejauh 1 meter untuk mencegah penularan virus Covid 19. Jika keadaan sudah normal dan tidak ada lagi pandemi virus Corona, maka shaf harus dilurus dan rapatkan kembali.

Kewajiban Shalat Berjamaah saat Pandemi Virus Corona

Jika ada orang yang berusia lanjut, sedang sakit berat, tinggal di zona merah, atau berisiko terpapar virus Corona maka kewajiban shalat berjamaah di masjid bisa digugurkan. Orang tersebut boleh menggantinya dengan shalat sendiri di rumah. Atau bisa juga dengan shalat berjamaah bersama keluarga di rumah.

Sedangkan bagi orang yang merasa sehat dan tinggal di lingkungan yang aman (zona hijau) dipersilahkan shalat jamaah di masjid asalkan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah. Bagi yang shalat berjamaah di masjid boleh menjaga jaga jarak shaf 1 meter. Meski akhirnya mengubah bentuk shaf namun ini bukan termasuk perbuatan bid’ah karena tujuannya untuk menjaga keberlangsungan shalat berjamaah di masjid.

hukum shalat jamaah jarak 1 meter

Jika kamu harus shalat di rumah padahal sudah terbiasa shalat berjamaah di masjid, kamu tetap bisa mendapat pahala yang sempurna dari Allah. Berdasarkan hadits Abu Musa Radhiyallah ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

“Jika seorang hamba sakit atau melakukan safar (perjalanan jauh), maka dicatat baginya pahala sebagaimana kebiasaan dia ketika mukim dan ketika sehat.” (HR. Bukhari, No. 2996)

Bagi yang tidak bisa shalat berjamaah karena masuk zona merah, atau harus shalat jamaah jarak 1 meter di masjid, Insha Allah kamu tetap bisa mendapat pahala shalat berjamaah yang sempurna karena sudah merupakan kebiasaan ketika sebelum masa pandemi Corona.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.