IslamKita
Home » Belajar Islam » Keutamaan Bulan Dzulhijah dan Melakukan Puasa Arafah

Keutamaan Bulan Dzulhijah dan Melakukan Puasa Arafah

Bulan Dzulhijah adalah bulan terakhir di kalender hijriyah. Bulan ini termasuk salah satu bulan suci dalam kalender Islam. Di bulan ini, Rasulullah banyak menganjurkan kita untuk melakukan ibadah puasa sunnah, memperbanyak dzikir, shalat sunnah, dan lain sebagainya. Di bulan ini, Rasul juga menganjurkan kita melakukan puasa Arafah yang jatuh setiap tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Keutamaan bulan Dzulhijah terletak di 10 hari pertama bulan ini.

Keutamaan Bulan Dzulhijah

Keutamaan bulan Dzulhijah dibanding bulan lainnya adalah bulan ini termasuk salah satu bulan suci dalam kalender Hijriyah. Keempat bulan suci dalam penanggalan Islam pernah dijelaskan oleh Nabi Muhammad melalui haditsnya yang diriwayatkan oleh Dari Abu Bakroh yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam pernah bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban. (HR. Bukhari, No. 3197)

Bulan Dzulhijah adalah bulan Haji, di bulan ini terdapat perintah bagi siapapun yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Di bulan Dzulhijah ada hari yang sangat agung, yaitu hari Arafah. Pada hari tersebut disunnahkan bagi yang tidak melaksanakan haji untuk berpuasa. Berpuasa di bulan Dzulhijah dinamakan puasa Arafah.

Keutamaan Puasa Arafah

Keutamaan Dzulhijah adalah di saat kita melaksanakan puasa Arafah. Puasa Arafah dilakukan setiap tanggal 1 hingga 9 Dzulhijah. Bagi yang tidak mampu melaksanakannya berturut-turut, ditekankan untuk berpuasa di tanggal 9 Dzulhijah saja.

bulan dzulhijah

Puasa Arafah punya keistimewaan tersendiri bagi umat Islam, berbeda puasa Asyura di bulan Muharram. Keberkahan puasa Arafah dilipatgandakan dibanding puasa Asyura. Puasa Arafah dapat menggugurkan dosa-dosa selama dua tahun. Pahala puasa Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) lebih afdhol daripada pahala puasa Asyura di (tanggal 10 Muharram).

Diriwayatkan oleh Abu Qotadah Al Anshoriy bahwa ia berkata,

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Nabi Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah ? Beliau menjawab, “Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura ? Beliau menjawab, ”Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu. (HR. Muslim, No. 1162)

Berkurban di Bulan Dzulhijah

Di bulan Dzulhijah terdapat perintah untuk berkurban bagi yang mampu. Keutamaan bulan Dzulhijah akan semakin sempurna bagi siapapun yang mampu berpuasa dan berkurban di bulan ini. Perintah berkurban di bulan Dzulhijah disampaikan Allah di Al Quran, yaitu

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah. (Al-Kausar: 2)

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam juga menegaskan pada sabdanya, yaitu:

مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلاَ يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا

“Barangsiapa yang memiliki kelapangan (rizki) dan tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah, No. 3123)

Perintah berkurban di bulan Dzulhijah hukumnya sunnah bagi yang mampu melaksanakannya. Bagi yang tidak mampu bisa mendapatkan jatah daging kurban untuk dinikmati bersama umat muslim lain yang juga merayakan hari raya Idul Adha.

Keutamaan Bulan Dzulhijah Untuk Haji dan Umroh

Keutamaan bulan Dzulhijah membuat Mekah dan Madinah dikunjungi jutaan umat Islam dari seluruh dunia. Di bulan ini, seluruh umat Islam yang mampu melaksanakan ibadah haji dan umroh. Ibadah haji hanya bisa dilaksanakan di bulan ini. Puncak haji terjadi pada tanggal 9 Dzulhijah di mana bagi yang tidak berhaji disarankan untuk menjalani puasa Arafah.

keutamaan bulan dzulhijah

Bagi yang diberi kesempatan oleh Allah untuk berhaji di bulan Dzulhijah maka sepatutnya harus terus bersyukur. Karena imbalan pahala bagi yang bisa berhaji sangat besar. Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga. (HR. Tirmidzi, No. 810)

Keutamaan bulan Dzulhijah sangat besar. Di bulan ini, ada banyak kesempatan seorang hamba untuk mendulang banyak pahala. Banyak sekali amalan yang berhadiah pahala berlipat ganda dibanding bulan lainnya. Bulan yang istimewa bagi umat islam ini akan sempurna jika kita isi dengan perbanyak puasa, shalat sunnah, berdzikir, berkurban, sedekah, dan bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.