IslamKita
Home » Belajar Islam » Keutamaan Menjaga Tali Silaturahmi Antar Sesama

Keutamaan Menjaga Tali Silaturahmi Antar Sesama

Keutamaan silaturahmi dalam islam sangat besar. Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kepada umat islam agar selalu menjaga tali silaturahmi atau persaudaran antar sesama manusia. Manfaat dari silaturahmi sangat besar, apalagi jika hal ini terus dijaga ke sesama saudara kandung atau sedarah, maka Allah akan merahmati hidup kita.

keutamaan silaturahmi

Keutamaan Silaturahmi

Keutamaan silaturahmi sangat banyak. Namun ada juga yang mungkin masih salah paham mengenai kepada siapa kita harus menjaga tali silaturahmi. Berikut ulasan keutamaan menjaga tali silaturahmi antar sesama saudara muslim.

1. Masuk Surga

Keutamaan silaturahmi yang paling besar adalah dimasukan ke dalam surga. Tidak ada nikmat yang lebih besar, selain bisa menempati surga Allah. Diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al Anshori, bahwa Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah ditanya tentang amalan yang bisa memasukkan kita ke dalam surga, lalu Rasulullah menjawab,

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا ، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِى الزَّكَاةَ ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ

Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat). (HR. Bukhari, No. 5983)

2. Terhindar dari Azab Dunia

Menjaga tali silaturahmi adalah perintah Allah. Bagi yang melanggarnya tentu ada konsekuensi dosa. Namun doa merusak tali silaturahmi konsekuensinya sangat besar. Bahkan bagi siapapun yang telah merusak tali silaturahmi akan disegerakan mendapat azab di dunia. Diriwayatkan oleh Abu Bakroh, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda,

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِى الدُّنْيَا

مِثْلُ الْبَغْىِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ – مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِى الآخِرَةِ –

Tidak ada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan balasan bagi pelakunya (di dunia ini) -dan dosa yang disimpan untuknya (di akhirat)- selain perbuatan melampaui batas kezhaliman dan memutus silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat). (HR. Abu Daud, No. 4902)

3. Melancarkan Rezeki

Keutamaan silaturahmi yang ketiga adalah menjaga silaturahmi bisa melancarkan rejeki. Selain itu, menjaga tali silaturahmi juga akan panjang umurnya dan diberi keberkahan. Dalilnya adalah hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berikut ini.

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi. (HR. Bukhari, No. 5985)

4. Bukti Keimanan Kepada Allah

Keutamaan silaturahmi yang lain adalah menjadi bukti keimanan seorang muslim. Nabi Muhammad menjelaskan bahwa orang beriman gemar menjaga tali silaturahmi. Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa Sallam memerintahkan umatnya untuk menyambung silaturahmi. Beliau bersabda bahwa,

من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه، ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه، ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahmi. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam. (HR. Bukhari)

Menjaga Silaturahmi Ke Saudara Kandung

Sebagian masyarakat Indonesia menganggap bahwa silaturahmi harus dilakukan kepada orang soleh, teman, atau tetangga saja. Padahal itu salah. Silaturahmi yang paling penting dijaga adalah kepada orang tua, saudara kandung, atau kerabat dekat keluarga. Hal ini karena yang dimaksud menjaga tali silaturahmi adalah menjaga tali hubungan antar sesama orang yang masih dalam satu hubungan darah.

keutamaan menjalin silaturahmi

Ibnu Hajar dalam Al Fath menjelaskan, silaturahmi yang dimaksudkan untuk kerabat adalah kepada orang yang punya hubungan nasab, baik dalam hubungan saling mewarisi atau tidak, begitu pula masih ada hubungan mahram ataukah tidak.

Baca Juga: Hukum Memberi Salam

Silaturahmi yang Dilarang dalam Islam

Keutamaan silaturahmi ke sesama anggota keluarga jadi prioritas utama. Setelah itu, kamu bisa menjalin silaturahmi atau persaudaraan ke sesama muslim lain. Namun ada beberapa silaturahmi yang tidak dibenarkan dalam islam, yaitu:

  • Silaturahmi untuk melakukan hal buruk, misalnya berkaraoke, kumpul antar laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim
  • Silaturahmi ke tempat penuh maksiat, misalnya klub malam, kumpul-kumpul tanpa tujuan, dan datang ke tempat maksiat dan musyrik
  • Silaturahmi untuk tujuan buruk seperti: pacaran, zina, ke dukun atau orang pintar dan lainnya.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.