IslamKita
Home » Belajar Islam » Pengertian Fidyah, Syarat Fidyah dan Cara Membayarnya

Pengertian Fidyah, Syarat Fidyah dan Cara Membayarnya

Pada bulan Ramadhan setiap umat muslim wajib melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Namun ada beberapa orang yang boleh untuk tidak melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Bagi yang tidak bisa melaksanakan puasa karena alasan syar’i, puasa bisa diganti di hari dan bulan lain dengan cara qadha atau membayar fidyah. Apa itu Fidyah ? Apa pengertian fidyah ?

pengertian fidyah

Pengertian Fidyah

Fidyah adalah cara untuk mengganti puasa di bulan Ramadhan dengan memberi makan orang miskin. Khusus bagi orang-orang yang tidak mampu secara fisik untuk menjalankan ibadah puasa, Allah memberi keringanan khusus. Hal ini tertuang di ayat Al Quran:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 184)

Orang yang Wajib Membayar Fidyah

Jika sudah membayar, orang yang tidak bisa berpuasa tidak perlu menggantinya lagi di hari lain. Berikut ini orang-orang atau keadaan orang yang boleh mengganti puasa dengan fidyah.

  1. Orang sakit keras atau kondisi tubuhnya tidak memungkinkan dan tidak dibolehkan untuk menjalankan ibadah puasa
  2. Orang tua dan lemah yang tidak kuat berpuasa
  3. Wanita hamil dan menyusui yang kalau berpuasa akan mengkhawatirkan kesehatan janin yang sedang dikandungnya atau bayi yang disusuinya. Menurut sebagian ulama, orang-orang seperti ini wajib membayar fidyah. Namun menurut imam Syafi’i selain membayar fidyah juga harus qadha puasa setelah melahirkan atau selesai menyusui. Sedangkan ada pendapat lain yang menyatakan tidak wajib membayar fidyah tapi bisa langsung qadha saja
  4. Orang yang belum sempat qadha puasa Ramadhan sebelumnya tanpa alasan syar’i sampai akhirnya Ramadhan tahun berikutnya datang. Menurut sebagian ulama, selain harus membayar mereka juga harus qadha atau ganti puasa yang terlewat.

Besar Biaya dan Ukuran

Ada 3 pendapat ulama dan ukuran fidyah yang harus dibayarkan oleh orang yang wajib membayarnya. Sebagian besar ulama berpendapat bahwa tidak boleh diberikan dalam bentuk uang. Bayar Fidyah harus dalam bentuk makanan yang bisa dimakan langsung atau bisa diolah kemudian hari. Hal ini sesuai dengan ayat Al Quran Al-Baqarah ayat 184 di atas yang secara tegas Allah menyuruh kita untuk memberi makan, bukannya memberi uang.

syarat fidyah

Berapa besar ukuran yang harus diberikan kepada orang miskin sebagai pengganti puasa ?

  • Satu Mud, atau kira-kira sekitar ukuran satu telapak tangan. Mud menunjuk ukuran volume gandum dalam satu genggaman tangan bukannya berat. Jika diukur dengan ukuran sekarang, satu mud sama dengan 675 gram atau 0.688 liter. Ukuran satu mud ditetapkan oleh beberapa ulama, seperti: imam Syafi’i, imam malik, dan imam an-nawawi.
  • Dua Mud atau Setengah Sha’, pendapat ukuran 2 mud atau setengah Sha’ ditetapkan oleh abu hanifah. Dua mud sama dengan dua telapak tangan atau setara dengan setengah Sha’. Jika diukur dengan hitungan sekarang sama dengan 1,5 kg makanan pokok atau sekitar makan siang dan makan malam hingga kenyang.
  • Satu Sha’, pendapat ini ditetapkan oleh imam al-kasani atau ulama hanafiyah. Satu Sha’ sama dengan 4 mud. Jika diukur dengan hitungan sekarang sama dengan 2176 gram atau 2,75 liter.

Perbedaan para ulama ada di kapasitas atau kadarnya. Paling sedikit adalah satu mud dan paling banyak adalah satu sha’ atau 4 mud. Namun berapapun kadarnya, yang penting kadar makanan yang harus diberikan adalah makan hingga kenyang.

Waktu dan Cara Membayar Fidyah

Kesimpulannya, untuk mengganti puasa dengan memberi makan satu orang miskin sampai kenyang. Makanan yang akan diberikan bisa dimasak sendiri atau beli makanan siap saji yang bisa langsung dikonsumsi. Namun, kamu juga bisa memberi lauk pauk jika orang miskin tersebut lebih membutuhkan lauk pauk dibanding nasi atau beras.

cara membayar fidyah

Kapan waktu yang tepat untuk membayar ? Fidyah bisa langsung diberikan saat hari itu juga ketika tidak bisa melaksanakan puasa. Atau, fidyah juga bisa diberikan di hari-hari akhir bulan Ramadhan dengan cara dirapel. Namun yang terpenting adalah fidyah hanya boleh dibayarkan saat bulan Ramadhan. Selain itu, fidyah juga tidak boleh dibayar sebelum dan sesudah bulan Ramadhan.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.