IslamKita
Home » Belajar Islam » Penyebab Anak Nakal Menurut Pandangan Agama Islam

Penyebab Anak Nakal Menurut Pandangan Agama Islam

Apa penyebab anak nakal ? Anak yang nakal memang jadi salah satu masalah yang banyak dialami oleh rumah tangga. Selain membuat pusing orang tua, anak nakal juga kadang menyusahkan orang di sekitarnya. Untuk memperbaiki anak supaya tidak nakal, orang tua harus tahu apa saja faktor yang menyebabkan anak nakal, dilihat dari sudut pandang agama dan psikologi.

1. Anak Nakal Karena Jauh dari Agama

Penyebab anak nakal yang pertama adalah karena anak dan orang tua jauh dari agama. Agama mengajarkan tata krama dan adab yang baik. Jika anak dan orang tua sama-sama menjauhi agama, maka mereka tidak akan tahu adab yang baik saat berhubungan dengan orang lain. Apa yang harus dilakukan orang tua ?

penyebab anak nakal

Orang tua harus mengenalkan agama, syariat Islam, dan mengenalkan Allah sebagai tuhan sejak dini. Selain itu, ajari anak-anak mengenai adab dalam Islam, seperti: Adab makan dan minum, adab masuk kamar mandi, hingga adab yang sederhana seperti saat bersin dan menguap. Selain itu, jangan segan untuk mengajak anak ke majelis ilmu, shalat berjamaah di masjid, atau ikut kegiatan keagamaan lainnya supaya anak bisa belajar lebih banyak mengenai agama yang dianutnya.

2. Lingkungan Pertemanan yang Buruk

Karakter anak juga dibentuk dari di mana lingkungannya berasal. Jika anak hidup di lingkungan orang yang baik maka sifatnya akan baik. Sedangkan, jika anak tumbuh di lingkungan yang buruk maka sifatnya akan buruk. Oleh karena itu, sebagai orang tua harusnya perhatikan dengan siapa anak kita bermain. Perhatikan juga seperti apa pergaulannya bersama teman-teman.

Anak-anak sangat mudah mencontoh apa yang dia lihat setiap hari. Jika ia terbiasa melihat yang buruk, pasti ia akan mencontohnya. Diriwayatkan dari Abu Musa Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang saleh dan orang yang jelek bagaikan berteman dengan pemilik minyak wangi dan pandai besi. Pemilik minyak wangi tidak akan merugikanmu; engkau bisa membeli (minyak wangi) darinya atau minimal engkau mendapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau mendapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari, No. 2101)

3. Penyebab Anak Nakal Karena Mencontoh Orang Tuanya

Penyebab anak nakal selanjutnya adalah karena mereka mencontoh perilaku orang tuanya. Didikan yang kasar dari orang tua akan membentuk anak yang kasar perilakunya. Oleh karena itu, hindari pukulan kasar, omongan pedas, dan hinaan karena anak-anak dapat mencontohnya. Jika diteruskan, hal tersebut akan berdampak pada buruknya akhlak anak-anak kita.

Di dalam Al Quran, Allah menyuruh setiap manusia untuk bertutur kata lembut.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali Imran: 159)

4. Sering Melihat Adegan Kekerasan dan Pornografi

Anak adalah seorang plagiat terbaik. Ia akan meniru semua hal yang sering ia lihat. Jika anak-anak terbiasa melihat film atau adegan kekerasan maka mereka akan mencontohnya. Terlebih lagi jika anak-anak melihat hal-hal yang berbau pornografi, maka akan mendorong anak untuk berperilaku seperti orang dewasa, seperti melakukan hubungan seksual sebelum nikah.

Tayangan kekerasan dan pornografi pelan-pelan akan merusak akhlak anak. Apalagi jika tayangan tersebut dilihat oleh anak yang belum dewasa. Karena belum bisa membedakan mana yang baik dan buruk sehingga semua yang sering ia lihat akan ditirunya begitu saja.

5. Komunikasi di Dalam Rumah Buruk

Salah satu penyebab anak nakal adalah kurangnya komunikasi antara anak dan orang tua. Orang tua yang jarang berkomunikasi bersama anak membuat anak kekurangan kasih sayang. Anak-anak juga tidak bisa melampiaskan semua keingintahuannya kepada orang tua. Akibatnya, anak akan mencari sendiri pelampiasan di luar rumah. Perilaku orang tua yang acuh juga membuat anak merasa tidak dipedulikan. Untuk mencari perhatian biasanya anak-anak akan membuat kenakalan.

6. Memberi Label “Nakal” Kepada Anak

Salah satu kesalahan besar yang membuat anak nakal adalah memberikan label “nakal” kepada anak. Anak-anak terkadang berbuat kesalahan karena mereka belum paham. Namun ketika mereka berbuat kesalahan jangan langsung melabeli “nakal” kepada anak. Label tersebut akan mempengaruhi anak untuk menjadi apa yang sering dijuluki kepadanya. Sebaiknya orang tua memberi dorongan positif ketika anak berbuat kesalahan dengan cara menasehatinya dengan baik.

penyebab anak nakal menurut islam

7. Anak Nakal Karena Tidak Ada Aturan

Aturan dibuat untuk mengajarkan anak mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Jika orang tua tidak memiliki aturan di dalam rumah, maka anak akan berbuat seenaknya. Demikian pula saat anak keluar rumah, karena sudah terbiasa tinggal di rumah tanpa aturan, mereka akan menganggap sah-sah saja jika melanggar aturan di luar rumah.

Nah itulah penyebab anak nakal dilihat dari sudut pandang agama dan psikis. Semoga bisa membantu orang tua untuk mendidik anak supaya tidak nakal.

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.