IslamKita
Home » Belajar Islam » 5 Macam Puasa Sunnah Beserta Manfaat dan Dalil Shahihnya

5 Macam Puasa Sunnah Beserta Manfaat dan Dalil Shahihnya

Puasa adalah salah satu ibadah yang memiliki nilai pahala besar. Selain ada puasa wajib setiap bulan Ramadhan, ada juga puasa sunnah yang jika kamu lakukan bisa mendapat pahala besar. Saking besarnya pahala puasa sunnah dan wajib, maka Allah sendiri yang akan membalasnya. Hal ini sesuai hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berikut:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. (HR. Muslim, No. 1151)

5 Jenis Puasa Sunnah Beserta Dalilnya

Berikut ini 5 macam puasa sunnah dengan pahala paling besar beserta dalil shahihnya.

1. Puasa Senin Kamis

Puasa senin kamis adalah salah satu jenis puasa sunnah yang paling sering dilakukan oleh nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Sesuai dengan namanya, puasa ini dilaksanakan setiap hari senin dan kamis.

puasa sunnah dan dalilnya

Keutamaan dari puasa senin kamis adalah karena pada hari ini catatan amal dan perbuatan manusia diperiksa dan dilaporkan kepada Allah. Dalil shahih puasa sunnah senin kamis adalah sebagai berikut:

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa. (HR. Tirmidzi, No. 747)

2. Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyamul bidh sering juga disebut puasa 3 hari setiap bulan hijriyah. Kamu bisa memilih kapan waktu untuk melaksanakannya asalkan masih dalam satu hitungan bulan hijriyah. Namun begitu, waktu yang paling tepat untuk melakukan puasa ini adalah setiap tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan hijriyah. Dalil puasa ayyamul bidh adalah hadits rasul berikut:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah). (HR. Tirmidzi, No. 761)

3. Puasa Nabi Daud

Puasa nabi daud atau puasa daud adalah salah satu jenis puasa yang cukup berat untuk dikerjakan. Cara melaksanakan puasa daud adalah dengan cara satu hari berpuasa dan sehari tidak lalu setelah puasa lagi lalu tidak lagi. Terus begitu berselang seling sehari puasa sehari tidak. Ditambah lagi, tidak ada batasan sampai kapan puasa ini dilakukan. Karena cukup berat, puasa ini hanya disarankan untuk kamu yang mampu saja.

Rasul tidak memperbolehkan menggabungkan puasa daud dengan puasa sunnah lain seperti senin kamis. Karena ibadah puasa ini termasuk berat, maka ganjaran pahalanya sangat besar. Bahkan Allah paling menyukai puasa sunnah ini dibanding puasa lainnya.

أحَبُّ الصِّيَامِ إلى اللهِ صِيَامُ دَاوُدَ، وَأحَبُّ الصَّلاةِ إِلَى اللهِ صَلاةُ دَاوُدَ: كَانَ يَنَامُ نِصْفَ الليل، وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ، وَكَانَ يُفْطِرُ يَوْمًا وَيَصُوْمُ يَوْمًا

Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur separuh malam, dan bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Beliau biasa berbuka sehari dan berpuasa sehari. (HR. Bukhari, No. 3420)

4. Puasa Syawal

Puasa syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan setelah idul fitri atau setelah melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Puasa ini dilakukan selama 6 hari di bulan Syawal. Kita boleh melaksanakan puasa syawal secara berturut-turut atau tidak, yang penting masih dilakukan di bulan Syawal. Keutamaan puasa sunnah syawal adalah mendapat pahala sama seperti berpuasa satu tahun penuh. Dalil puasa sunnah di bulan syawal adalah hadits nabi Muhammad berikut ini:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. (HR. Muslim, No. 1164)

5. Puasa di Awal Bulan Dzulhijjah

Menjelang Idul Adha, kita disunnahkan untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah. Untuk waktu pelaksanaannya adalah setiap tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Namun yang paling ditekankan adalah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa sunnah di tanggal 9 Dzulhijjah juga sering disebut puasa Arafah.

puasa sunnah

Jika kamu tidak bisa melaksanakan puasa 9 hari pertama, disarankan untuk berpuasa di tanggal 9 saja. Pahala puasa di awal bulan Dzulhijjah sangatlah besar. Keutamaan dari puasa di awal bulan Dzulhijjah dan puasa Arafah adalah dihapuskan dosa setahun yang lalu. Sungguh manfaat yang sangat besar. Dalil shahih puasa di awal bulan Dzulhijjah dan manfaat puasa sunnah ini adalah:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa ‘Arofah? Beliau menjawab, ”Puasa ‘Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu. (HR. Muslim, No. 1162)

Manfaat Puasa Sunnah

Tantangan saat melaksanakan puasa sunnah tentu berbeda dengan puasa wajib. Di saat orang lain, termasuk yang muslim bisa dengan bebas makan dan minum, kita harus siap untuk menjaga diri agar tidak batal puasa. Selain itu, kita juga dituntut prima dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti biasa. Karena besarnya tantangan tersebut, maka pahala puasa sunnah tentu sangat besar.

puasa sunnah dan manfaatnya

Beberapa manfaat dari puasa sunnah adalah:

  • Mendapatkan pahala yang besar
  • Mendekatkan diri kepada Allah
  • Menjalankan ibadah sunnah Rasulullah
  • Menjaga kesehatan sistem pencernaan
  • Menjaga kesehatan tubuh
  • Detoksifikasi tubuh, sehingga tubuh bisa membersihkan diri dari racun/penyakit.

Perbedaan Puasa Sunnah dan Wajib

Puasa yang wajib dilaksanakan oleh semua umat islam adalah puasa di bulan Ramadhan. Namun selain puasa wajib, ada banyak puasa sunnah dengan pahala besar yang bisa dilaksanakan setiap saat. Apa saja perbedaan puasa sunnah dan wajib ? Berikut ini perbedaannya:

  1. Niat puasa sunnah boleh dilakukan setelah terbit fajar, selama kamu belum makan, minum, dan melakukan kegiatan yang membatalkan puasa. Berbeda dengan puasa wajib yang harus diniatkan sebelum terbit fajar
  2. Puasa sunnah boleh dibatalkan sesuai kebutuhan karena ibadah sunnah hukumnya adalah pilihan bukan tanggung jawab atau kewajiban. Berbeda dengan puasa wajib yang tidak boleh dibatalkan jika tidak ada penyebab yang diperkenankan oleh syariat islam atau udzur syar’i
  3. Istri tidak boleh puasa sunnah tanpa izin dari suaminya. Sedangkan untuk puasa wajib, istri bisa menjalankan puasa tersebut tanpa izin suami. Bahkan jika suami melarang istri untuk puasa wajib, maka ia akan berdosa besar. Dalinya adalah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَا تَصُومُ المَرْأَةُ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ يَوْمًا مِنْ غَيْرِ شَهْرِ رَمَضَانَ، إِلَّا بِإِذْنِهِ

Janganlah seorang wanita berpuasa sedangkan suaminya ada kecuali dengan seizinnya. (HR. Muslim, No. 1026)

Admin IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.