IslamKita
Home » Info Islam » 5 Tips Bekerja Saat Puasa dan WFH Supaya Tetap Optimal

5 Tips Bekerja Saat Puasa dan WFH Supaya Tetap Optimal

Selain ibadah, apa yang harus dilakukan saat berpuasa ? Apakah harus tidur seharian atau lebih baik bekerja ? Tentu saja bekerja saat puasa lebih baik dibanding tidur seharian. Saat bekerja kamu akan mendapat pahala lebih banyak. Apalagi di saat musim wabah penyakit seperti saat ini. Opsi bekerja masih jauh lebih baik meskipun hanya bisa bekerja di rumah (WFH – Work From Home).

Bekerja vs Tidur Saat Puasa

“Di bulan Ramadan, tidur pun ibadah.”

Begitulah bunyi sebuah ungkapan populer yang sayangnya, acap kali menjadi rujukan seorang Muslim untuk menghabiskan jam-jam sebelum buka untuk tidur alih-alih bekerja produktif dan beribadah. Pikiran seperti “lapar, mending tidur ah” atau “kalau lapar begini susah konsentrasi, tidur aja deh siapa tahu pas bangun udah adzan Maghrib” kerap menggoda kita untuk tidur dan meninggalkan tanggung jawab. Apalagi di masa WFH seperti sekarang, kurang godaan apalagi?

Namun benarkah bahwa tidur adalah ibadah ketika puasa? Sayangnya, hal tersebut kurang benar. Pertama, hadits yang memaktub “anjuran tidur” – kalaupun bisa disebut seperti itu – sesungguhnya lebih lengkap. Begini bunyinya:

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ ، وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ ، وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ ، وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Diamnya adalah tasbih. Doanya adalah doa yang mustajab. Pahala amalannya pun akan dilipatgandakan” (Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 3/1437)

Meskipun begitu, hadits ini terhitung lemah karena perawinya, Ma’aruf bin Hasan dan Sulaiman bin Amr bersifat dho’if alias lemah. Selain salah diartikan, anjuran ini pun didasari dalil yang lemah. Seringkali pula hadits ini digunakan sebagai alasan untuk bermalas-malasan daripada bekerja dan beribadah. Padahal, Islam sendiri mengajarkan bahwa bulan Ramadhan adalah saat yang tepat bagi umat Islam untuk terus bekerja sambil puasa dan terus beramal.

Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, R.A. dan Rasulullah SAW:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى

“Seluruh amalan kebaikan manusia akan dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, “Kecuali puasa. Sebab pahala puasa adalah untuk-Ku. Dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia (orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwat dan makannya karena-Ku.” (H.R. Bukhari, No. 1904)

Tips Bekerja Saat Puasa Supaya Produktif

Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai muslim untuk terus produktif bekerja dan beribadah selama berpuasa? Tentu ada tips bekerja saat puasa yang bisa kamu lakukan. Mari disimak.

1. Makan Makanan Berserat di Kala Sahur

Tips bekerja saat puasa yang pertama adalah makan makanan yang baik saat sahur. Makanan berserat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian bisa membuat kita kenyang lebih lama karena lebih lambat diserap oleh tubuh. Tak hanya itu, makanan berserat juga banyak memiliki manfaat, seperti menurunkan kadar kolestrol dan gula darah, melancarkan pencernaan, dan menjaga berat badan.

tips bekerja saat puasa

Untuk merasa kenyang lebih lama, kamu bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah karena kandungan seratnya lebih banyak. Kalau bosan dengan nasi merah, kamu juga bisa menggantinya dengan oats yang dicampur susu dan buah-buahan. Tentunya ini win-win solution untuk menjaga kesehatan selama wabah dan bisa tetap produktif selama wabah, ‘kan?

2. Catat Apa yang Perlu Dilakukan Esok Hari

Rasa lapar bisa membuat konsentrasi dan memori mudah buyar. Untuk mencegah hal ini, ada baiknya mencatat apa saja yang perlu dilakukan esok hari setelah berbuka. Dengan begini, kita bisa membuat hari kita lebih terstruktur serta melakukan semua hal tanpa ada yang terlupakan.

Oh ya, jangan lupa berikan centang setelah selesai melakukan tugas ya. Biar tidak lupa dan malah dobel mengerjakan.

3. Kerjakan Hal penting Setelah Sahur

Jangan tunda mengerjakan hal penting! Selama bulan puasa, biasakan mengerjakan tugas-tugas penting setelah sahur atau sholat subuh karena tubuh kita masih fresh. Kamu bisa membuat skala prioritas, dengan tugas-tugas penting atau urgent dikerjakan segera setelah sholat subuh.

4. Setelah Bekerja Jangan Lupa Istirahat

Puasa atau tidak puasa, tubuh kita tetap butuh istirahat. Kamu bisa ambil istirahat 15 menit setiap 2-3 jam kerja agar tubuh dan pikiran bisa lebih segar. Gunakan waktu ini untuk melemaskan badan dengan olahraga ringan atau berbaring di kasur sambil main sosmed. Jangan lupa sholat dan berdoa juga ya!

bekerja saat puasa

5. Atur Tempat Kerjamu

Mengatur mood agar tetap positif penting agar kamu bisa terus termotivasi dan semangat. Pastikan tempat kerjamu rapi dan senyaman mungkin. Jauhkan hal-hal yang bisa mendistraksimu dari bekerja saat puasa.

Begitulah tips untuk bisa terus produktif di bulan puasa dan masa WFH. Semoga kamu bisa terus produktif dan sehat selalu, jangan lupa mempraktekkan social distancing dan tidak usah keluar kalau tidak benar-benar perlu. Kalau kamu sakit, jangan paksakan diri untuk bekerja saat berpuasa. Kesehatanmu adalah prioritas, mengingat pandemi COVID-19 dan juga tenaga kesehatan kita yang sedang kewalahan.

Tak lupa ada baiknya kita jadikan peluang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Meskipun kita tetap harus di rumah, jangan sampai tutupnya masjid membuat kita malas beribadah. Kita juga jangan memaksakan diri untuk beribadah di masjid, jangan sampai niat baik kita malah membawa petaka untuk diri dan orang lain.

IslamKita

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.